Kelebihan Digital Print

Kelebihan digital print

Offset print adalah metode terlama yang dikenal masyarakat dibandingkan dua metode yang lain. Dalam offset printing digunakan sebuah plat yang di grafir dan digunakan untuk mencetak. Dimana tinta yang akan digunakan akan dilewatkan pada sebuah karet dan plat grafir tersebut untuk dapat mencetak sebuah gambar. Satu plat grafir akan mewakili satu warna dan media cetak akan melewati satu plat ke plat lain hingga akhirnya terjadi kombinasi warna dan diperoleh warna yang diinginkan.

Offset print adalah metode terlama yang dikenal masyarakat dibandingkan dua metode yang lain. Dalam offset printing digunakan sebuah plat yang di grafir dan digunakan untuk mencetak. Dimana tinta yang akan digunakan akan dilewatkan pada sebuah karet dan plat grafir tersebut untuk dapat mencetak sebuah gambar. Satu plat grafir akan mewakili satu warna dan media cetak akan melewati satu plat ke plat lain hingga akhirnya terjadi kombinasi warna dan diperoleh warna yang diinginkan.

Pada digital print, penggunaan plat ini akan dilewati dan proses cetak material akan dilakukan secara langsung. Memang dalam offset print kualitas yang dihasilkan dapat lebih baik dibandingkan dengan digital print, namun proses preparasi offset membutuhkan biaya yang lebih besar terutama jika jumlah yang dicetak sangat sedikit. Sehingga biasanya dalam offset printing ada minimal jumlah order agar biaya yang dikeluarkan untuk proses preparasi awal (grafir plat, pencampuran tinta dan lain-lain) sebanding dengan target harga per satuan material.

Berikut adalah beberapa kelebihan digital print dibandingkan dengan offset print:

  1. Ramah lingkungan: Dalam digital print tetap melibatkan tinta seperti offset print, hanya dalam digital print tidak diperlukan plat, larutan kimia dan material ekstra lainnya untuk mencetak gambar. Pengaturan warna dapat diatur secara langsung pada komputer, sehingga tidak menghabiskan material cetak untuk dapat mencapai warna yang diinginkan. Tentu hal ini akan mengurangi jumlah waste yang dihasilkan.
  2. Proses cetak cepat: Dikarenakan tidak ada proses preparasi seperti grafir plat dan pelarutan warna-warna dengan zat kimia, tentu proses yang diperlukan untuk mencetak gambar dengan digital print akan jauh lebih cepat dibandingkan offset print.
  3. Tidak diperlukan biaya preparasi awal: Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, proses grafir pada plat tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sehingga biasanya untuk cetak offset diperlukan down payment sebelum pekerjaan dapat dilakukan. Sangat berbeda dengan digital print yang tidak memerlukan preparasi plat, sehingga biaya yang dikeluarkan hanya sekali saja dan langsung digunakan untuk semua pengerjaan tanpa biaya tambahan lain.
  4. Tidak ada minimal order: Digital print dapat mencetak sebuah gambar tanpa minimal order. Hal ini karena tidak ada proses preparasi awal yang membutuhkan biaya besar. Cukup melakukan finalisasi pada media digital sebelum dilakukan pencetakan gambar. Terutama jika jumlah cetak hanya mencapai ratusan lembar, jika dipaksakan dicetak pada offset print tentu biaya yang dikeluarkan akan tidak sebanding dan mengakibatkan biaya per media cetak sangat mahal.
  5. Dapat mencetak gambar secara customized (sesuai keinginan): Pada offset print kesalahan desain pada suatu bagian akan mengakibatkan hal yang sangat fatal, karena proses cetak tidak dapat dihentikan atau diganti begitu saja ditengah jalan. Sedangkan pada digital print jika diperlukan perubahan atau perubahan desain sangatlah mudah. Termasuk juga jika diperlukan untuk mencetak suatu gambar yang membutuhkan sedikit pembeda pada satu bagian tertentu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *